Pages

Sorry, you can't copy this story~~^^
Please contact me if you want soft file of mine, thank you chingudeul~~^^

Rabu, 22 Mei 2013

[FanFiction] The Gift

.




Cast :
SeungRi of BigBang
Song EunHee (as you)



♥♥♥♥♥
"Mianhae, sudah membuatmu menunggu lama..." SeungRi oppa melipat payung yang baru saja digunakan olehnya. Hujan deras mengguyur kota Seoul hari ini. Aku masih terdiam menerawang hujan deras yang jatuh tak jauh dari pandanganku. "Mian..."

SeungRi oppa merangkul pundakku, aku menangkis tangannya agar menjauhi pundakku. Wajah kesal kutunjukkan saat matanya bertemu dengan mataku.

"Jadi, kau tak ingin pulang?" tanyanya tanpa rasa bersalah, ia melebarkan lagi payung yang ia pegang. Ia melirikku untuk memastikan keputusanku, ikut dengannya atau tidak. Kutegakkan lagi wajahku dengan sinis, melihat kearah lain. "Baiklah..."

SeungRi oppa menegakkan payungnya lalu mulai berjalan santai menjauhiku, aku tak melihatnya, tapi mataku tau ia menjauh dariku. Baik, tega-teganya namja itu meninggalkanku setelah aku menunggunya disini selama 2 jam. Aku memperhatikan punggung SeungRi oppa yang kakinya sedang berjalan santai menjauhiku.

"Oppa!" teriakku kesal. Beberapa pasang mata disekitarku memperhatikanku dan kulihat SeungRi oppa tak menghentikan langkahnya dan melihatku. Aku maju 5 langkah kedepan, sekarang hujan mulai mengguyur tubuhku. "Oppa!" teriakku lagi dengan suara yang lantang agar namja yang kumaksut menghentikan langkahnya dan menoleh kearahku.

SeungRi oppa menghentikan langkahnya, badannya mulai condong dan wajahnya ditarik kebelakang. Matanya terbelalak saat melihatku yang basah kuyup diterpa runtuhan air hujan. Lalu ia berlari kearah kearahku, payungnya mendarat diatas kepalaku. Ia meraih tanganku yang mulai kedinginan dan menggeretku agar mengikutinya. Payung yang ia pegangpun tak sanggup menopang kedua tubuh kami. Lengan tangan kiri SeungRi oppa yang memegang gagang payung basah, dan lengan kananku juga basah.

Tangannya masih menggenggam tanganku sampai kami berjalan sampai air mancur taman yang menandakan bahwa rumah kami sudah dekat. SeungRi oppa menghentikan langkahnya dan melepaskan tanganku. Wajahnya masih tegap, lalu menoleh kearahku.

"Kenapa kau bertingkah seperti itu?" sekarang kami berhadap-hadapan, suaranya yang nyaring terdengar sedikit mengeras karena suara hujan yang mengenai payung kami. Aku meraba tas kain lepek yang sedang ku cangklong di lengan kiriku, mencari sebuah kotak kecil yang sudah kuhiasi dengan manik-manik dan pita yang berantakan karena basah. Aku menunjukkannya pada SeungRi oppa.

"Mwo?" tanyanya melihat kotak kecil yang sedang kupegang. Aku sengaja membeli hadiah didalamnya menghiasinya dengan cantik agar ia terkesan, dan sengaja menyuruhnya menjemputku agar aku bisa memberikannya padanya saat tadi aku berteduh. Tapi, sekarang kotak kecil yang kuanggap kado sudah rusak.

"Saengil chukha hamnida..." kataku lirih lalu memberikan kado yang sedang kupegang kepadanya. SeungRi oppa tidak meresponku, tanganku masih melayang memegangi kado agar ia menerimanya. "Jangan dilihat covernya." tambahku sambil tersenyum.

SeungRi oppa masih tidak merespon tanganku, kulihat matanya memperhatikanku dengan tatapan matanya yang sayu. Aku tersenyum kearahnya, tanganku menyerah dan mulai berpikir. Mungkin ia tidak mau menerima hadiah yang sudah rusak.

Sedetik kemudian SeungRi oppa menjatuhkan payung yang melindungi kami dari terpaan hujan deras yang jatuh dari atas. Aku mendangak untuk melihat wajahnya, rambutnya dimodel keatas berwarna hitam itu jatuh lepek berantakan hingga kealisnya. Coat yang digunakannya pun mulai basah. Kedua tangannya menggapai pipiku, matanya menatap tajam mataku dan bibirnya tergerak mendekati bibirku.

Ia melumat bibirku, dan mengecupnya beberapa kali. Jari jempolnya mengusap bibirku yang basah terkena air hujan, lalu mengecupnya lagi. Kulingkarkan tanganku yang masih memegangi kado dilehernya, menikmati kecupannya dibibirku hingga SeungRi oppa melepaskan bibirnya dari bibirku dan tersenyum. Lagi-lagi jari jempolnya mengusap bibirku.

"Mana kadoku?" tanyanya memegangi pinggulku, aku tersenyum menyeringai. Kadonya masih kupegang.

"Kuberikan jika kau menggendongku sampai rumah." kataku sinis. SeungRi oppa berbalik dan membungkuk, memberikan punggungnya untuk kutumpangi. Aku naik dan ia benar-benar mengendongku sampai rumah


*** END ***

0 comments

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

hello my readersdeul~~^^

 

Click Me for ~ Followers