Pages

Sorry, you can't copy this story~~^^
Please contact me if you want soft file of mine, thank you chingudeul~~^^

Rabu, 22 Mei 2013

[FanFiction] That Gift

.







Genre : Romantic
Cast :

  1. SeungRi of BigBang 
  2. Song EunHee (as you) 

“Hya, apa-apaan kau!” SeungRi oppa menjerit melihat isi kado yang baru saja kuberikan karena ia ulang tahun hari ini dengan syarat harus menggendongku sampai rumah. Ia memincingkan matanya sambil bertelanjang dada didepanku. Bajunya basah kuyup, sama denganku. Bagaimana bisa seorang namja bodoh itu bisa membuang paying itu? Dan lebih bodohnya lagi aku yang tidak mengambilnya lagi. SeungRi oppa benar-benar menggendongku sampai rumah, dan kurasa sekarang ia geram kepadaku. “Setelah aku susah payah menggendongmu ditanjakan dan berhujan-hujanan, kau hanya memberikanku ini?”

SeungRi oppa memperlihatkan isi dari kado kotak lembab itu kepadaku. Aku hanya meliriknya sambil tersenyum semanis-manis nya lalu menghanduki rambutku lagi.

“Jangan menunjukkan senyuman aneh seperti itu!” katanya kesal. Ia meletakkan kotak kado dimeja yang berada disampingnya.

“Mianhae, itu kubeli dengan uangku sendiri oppa,” kataku melemah, kurasa memberikan kado seperti itu sangat tidak menyenangkan untuknya, aku sedikit menyesal sekarang.

“Nde, aku tahu itu tanpa kau beri tahu.” katanya bijak, SeungRi oppa meletakkan majalah dimeja depanku.

“Tapi, siapa yang menyuruhmu ketiduran saat kan berjanji akan menjemputku?” kataku sedikit membela. Benar-benar tidak bisa ditolenrasi lagi jika seorang namja membiarkan yeoja cantik sepertiku menunggunya terlalu lama.

“Jangan diungkit-ungkit lagi, kau tau aku itu memang ‘heavy sleeper’, kau selalu menyalahkan orang lain.” katanya kesal, sekarang nadanya berubah menjadi lebih berat dari biasanya. SeungRi oppa meletakkan handuk yang ada dipundaknya kepunggung kursi meja makan, lalu berjalan menjauhiku yang duduk manis memandangnya.

“Mau kemana?” tanyaku resah, sekarang aku benar-benar takut jika SeungRi oppa pergi dan tidak pulang berhari-hari seperti waktu itu, waktu dimana aku mengusirnya karena sikapnya yang buruk dan pikirannya yang yadong. Selang beberapa hari, aku menemukannya tertidur didepan toko kecil saat pulang sekolah. Mabuk, dan saat itu ia tanpa uang.

“Minum.” jawabnya ringan, ia menuju dapur mengambil mug kecil lalu menuju kearah dispenser berdiri.

“Oppa…” kataku nakal, aku melingkarkan kedua tanganku dipinggulnya, lalu mengatupkan kedua tanganku diperutnya. Kemudian mendaratkan pipi kiriku dipunggungnya yang datar agar aku bisa mendengar detak jantungnya, ternyata tak terdengar. SeungRi oppa membalas perlakuanku dengan menggenggam tanganku yang masih melingkar dipinggulnya. Tangan kanannya kebelakang berusaha meraih dahiku, lalu mengelusnya.

“Mianhae-ma, aku selalu membuatmu menungguku…” katanya lembut, suaranya terdengar bergema dari punggunya. Ia melepas pelukanku dipinggulnya, dan SeungRi oppa segera membalikkan tubuhnya. Tangannya meraih daguku agar mendekat dengan wajahnya. Bibirnya menyentuh hidungku dan membuat bunyi decitan dari bibir SeungRi oppa. “Saranghae…” katanya pelan lalu memelukku.

0 comments

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

hello my readersdeul~~^^

 

Click Me for ~ Followers